MENANGGAPI KRISIS LINGKUNGAN: PERAN TRASHBAG COMMUNITY SUMATRA BARAT DALAM MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT

Authors

  • Muhammad Luthfi Arif Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Gunadarma
  • Pipit Fitriyah Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Gunadarma
  • Choirul Umam Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Gunadarma

Keywords:

krisis lingkungan, pengelolaan sampah, kesadaran masyarakat, Trashbag Community, Environmental Communication, Theory of Planned Behavior, partisipasi masyarakat

Abstract

Krisis lingkungan yang terus meningkat, khususnya terkait pengelolaan sampah, menuntut partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Artikel ini menelaah peran Trashbag Community Regional Sumatra Barat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan. Komunitas ini berfokus pada kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah, kampanye edukasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan praktik ramah lingkungan. Penelitian ini mengadopsi asumsi teoritis dari Environmental Communication (Senecah, 2004) dan Theory of Planned Behavior (TPB) (Ajzen, 1991). Environmental Communication menekankan bahwa komunikasi efektif menjadi sarana utama membentuk pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, sementara TPB menyatakan bahwa perubahan perilaku individu dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku yang dirasakan. Dengan kata lain, peningkatan kesadaran masyarakat dan perubahan perilaku pro-lingkungan bergantung pada interaksi informasi, motivasi, dan norma sosial. Trashbag Community memanfaatkan media sosial, workshop, dan kegiatan langsung sebagai sarana komunikasi, yang diyakini dapat memicu perubahan sikap dan perilaku warga dalam pengelolaan sampah. Hasil temuan menunjukkan bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang isu sampah, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab kolektif dan kepedulian terhadap lingkungan. Pendekatan berbasis partisipasi ini mengurangi kesenjangan antara informasi lingkungan dan tindakan nyata masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas lokal seperti Trashbag Community memiliki potensi strategis dalam menanggapi krisis lingkungan melalui penguatan kesadaran masyarakat dan komunikasi partisipatif, mendukung asumsi teoritis bahwa perubahan perilaku pro-lingkungan dapat dicapai melalui kombinasi edukasi, komunikasi efektif, dan keterlibatan aktif masyarakat.

References

Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Ajzen, I. (2002). Perceived behavioral control, self efficacy, locus of control, and the Theory of Planned Behavior. Journal of Applied Social Psychology, 32(4), 665–683.

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Revisi). Rineka Cipta.

Bamberg, S., & Möser, G. (2007). Twenty years after Hines, Hungerford, and Tomera: A new meta-analysis of psycho-social determinants of pro-environmental behaviour. Journal of Environmental Psychology, 27(1), 14–25. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2006.12.002Barnabas, R. (2023). Etika lingkungan dan perubahan perilaku manusia [Artikel online].

Bungin, B. (2018). Metodologi penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan masyarakat, dan ilmu sosial lainnya. Kencana.

Cialdini, R. B. (2001). Influence: Science and practice (4th ed.). Allyn & Bacon.

Cox, R. (2018). Environmental communication and the public sphere (4th ed.). Sage Publications.

Devani, P. C. A., & Basmantara, I. N. (2025). Shaping green purchase intention: How attitude, norms, environmental awareness, and knowledge interact. Journal of Management and Business Studies.

Effendi, M. I., Sugandini, D., & Sukarno, A. (2017). The Theory of Planned Behavior and pro environmental behavior among students. Journal of Environmental Management and Tourism.

Fishbein, M., & Ajzen, I. (1975). Belief, attitude, intention, and behavior: An introduction to theory and research. Addison-Wesley.

Hartono, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Pustaka Ilmu.

Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., … Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768–771. https://doi.org/10.1126/science.1260352

Kaiser, F. G., Wolfing, S., & Fuhrer, U. (1999). Environmental attitude and ecological behavior. Journal of Environmental Psychology, 19(1), 1–19. https://doi.org/10.1006/jevp.1998.0107

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Klöckner, C. A. (2013). A comprehensive model of the psychology of environmental behaviour—A meta-analysis. Global Environmental Change, 23(5), 1028–1038. https://doi.org/10.1016/j.gloenvcha.2013.03.014

Mustikawati, D., Nugroho, A., & Arifien, A. (2023). The influence of environmental community influencers on green consumption behavior among college students. Kampret Journal.

Muslim, M. (2016). Metodologi penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Prenadamedia Group.

Mayer, F. S., & Frantz, C. M. (2004). The connectedness to nature scale: A measure of individuals’ feeling in community with nature. Journal of Environmental Psychology, 24(4), 503–515.

Pezzullo, P., Cox, R., & Peterson, R. (2018). Environmental communication and advocacy: What counts as “public” in environmental campaigns? Routledge.

Petra, T. (2008). Paradigma penelitian interpretatif: Teori dan praktik. Universitas Terbuka.

Saifulloh, F., & Fikri, A. (2021). Peran komunitas lokal dalam pengelolaan sampah dan pendidikan lingkungan di Indonesia. Jurnal Lingkungan Hidup.

Senecah, S. L. (2004). The communicative construction of environmental citizenship. Environmental Communication Yearbook, 1, 171–197.

Senecah, S. L. (2004). Environmental Communication and the Public Sphere. Sage Publications.

Simanungkalit, I. P., Hadining, A. F., & Kusnadi, K. (2021). Faktor yang memengaruhi perilaku peduli lingkungan: Pengembangan model menggunakan Theory of Planned Behavior dan Norm Activation Model. Indonesian Journal of Environmental Education and Management (IJEEM), 6(2), 195–207.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Revisi). Alfabeta.

Supranto, J. (2000). Metodologi penelitian sosial. Rineka Cipta.

Venus, A. (dalam Saifulloh, F., & Fikri, A., 2021). Kolaborasi komunitas dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan sampah.

Kompas.com (2023). “Sepanjang Tahun 2022, Ada 12,54 Juta Ton Sampah Plastik di Indonesia”. https://www.kompas.com/properti/read/2023/06/15/180000421/sepanjang-tahun-2022-ada-12-54-juta-ton-sampah-plastik-di-indonesia

Data KLHK & SIPSN (2023). Timbulan dan pengelolaan sampah nasional. https://lampungprov.go.id/index.php/detail-post/ending-plastic-pollution-lampung-tegaskan-komitmen-kurangi-sampah-plastik

Kumparan.com (2018). Mengenal Trashbag Community, Komunitas Peduli Sampah Gunung. https://lampungprov.go.id/index.php/detail-post/ending-plastic-pollution-lampung-tegaskan-komitmen-kurangi-sampah-plastik

Nationalgeographic.co.id. (2022). Sampah plastik dan dampaknya terhadap ekosistem. https://www.nationalgeographic.co.id

Downloads

Published

2026-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

MENANGGAPI KRISIS LINGKUNGAN: PERAN TRASHBAG COMMUNITY SUMATRA BARAT DALAM MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT. (2026). Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 91-104. https://jurnal.akmrtv.ac.id/jik/article/view/434