KONSTRUKSI PEMAKNAAN DIRI DAN SELF BRANDING PEREMPUAN GEN Z DI INSTAGRAM @DREAMWOMAN_ID DALAM MEMBANGUN CITRA DIRI POSITIF
Keywords:
pemaknaan diri, self branding, perempuan Generasi Z, Instagram, citra diri positifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana perempuan Generasi Z mengonstruksi pemaknaan diri dan menerapkan strategi self branding dalam membangun citra diri positif di Instagram, dengan fokus pada komunitas @dreamwoman_id. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap konten Instagram, dan dokumentasi, serta keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber yang melibatkan founder komunitas dan tiga anggota aktif. Teori Konstruksi Sosial atas Realitas dan Teori Interaksionisme Simbolik digunakan untuk menafsirkan bagaimana makna dan identitas terbentuk di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan diri perempuan Generasi Z berkembang melalui proses reflektif yang berkelanjutan dan interaksi simbolik di Instagram, di mana platform ini berfungsi sebagai ruang evaluasi diri, bukan sebagai penentu tunggal identitas. Self branding dilakukan secara sadar melalui kurasi konten visual, narasi personal, dan konsistensi identitas, sehingga memungkinkan informan menampilkan citra diri yang autentik dan positif sambil tetap selektif terhadap validasi eksternal seperti likes dan komentar. Feedback audiens memiliki peran ganda: dapat memperkuat rasa percaya diri, namun paparan berlebihan terhadap perbandingan sosial dapat memicu tekanan emosional, sehingga literasi digital dan kesadaran diri menjadi hal yang penting. Komunitas @dreamwoman_id memperkuat proses ini dengan menyediakan ruang kolektif yang mendorong refleksi, kesadaran identitas, dan pembentukan citra diri positif. Secara keseluruhan, perempuan Generasi Z dalam penelitian ini bertindak sebagai aktor aktif yang secara sadar menegosiasikan keaslian diri dan ekspektasi sosial dalam mengonstruksi identitas digital mereka, bukan sebagai subjek pasif dari standar media sosial.
References
Achmad, E. S. (2021). Adolescents' personal branding on Instagram. Jurnal Komunikasi Global, 10(2), 145–159.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2025). Laporan survei internet Indonesia 2025. https://www.apjii.or.id
Bans-Akutey, A., & Tiimub, B. M. (2021). Triangulation in research. Academia Letters, Article 3392.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (2023). The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Anchor Books.
Fahmi, A. N., Komariah, S., & Wulandari, P. (2023). Fenomena flexing sebagai strategi personal branding generasi Z di media sosial. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(2), 189–203.
Fraser, N. M., & Turcan, R. V. (2025). Reconstructing the social construction of reality. British Journal of Sociology, 76(3), 657–662. https://doi.org/10.1111/1468-4446.13190
Hasanah, P. (2024). Pemanfaatan media sosial Instagram sebagai personal branding influencer @indradwiprasetyo. Jurnal Komunikasi Digital, 6(1), 33–47.
Irza, F., Nurhayati, R., & Rachmawati, Y. (2021). Standar kecantikan dan representasi perempuan di media sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 134–148.
Khamis, S., Ang, L., & Welling, R. (2017). Self-branding, “micro-celebrity” and the rise of social media influencers. Celebrity Studies, 8(2), 191–208.
Labrecque, L. I., Markos, E., & Milne, G. R. (2021). Online personal branding: Processes, challenges, and implications. Journal of Interactive Marketing, 50, 37–50.
Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2021). Theories of human communication (12th ed.). Waveland Press.
NapoleonCat. (2025). Instagram users in Indonesia, June 2025. https://stats.napoleoncat.com/instagram-users-in-indonesia/2025/06/
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Papacharissi, Z. (Ed.). (2018). A networked self and platforms, stories, connections. Routledge.
Putri, F. S. E., Khumaya, S., & Nurfalah, F. (2023). Formation of self-identity of Generation Z through Instagram social media amongst students. Jurnal Kajian Komunikasi, 11(2), 201–214.
Rahmawati, S., & Sari, P. (2021). Digital feminism: Women's empowerment through social media activism. Asian Journal of Women's Studies, 27(3), 281–298. https://doi.org/10.1080/12259276.2021.1961978
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Yusfina, A. J., & Mulia, S. R. (2025). Manajemen impresi micro-influencer generasi Z dalam membentuk personal branding di Instagram. Jurnal Komunikasi, 9(1), 20–35.
Zain, A. A., & Dwivayani, K. D. (2024). Penggunaan Instagram pada generasi Z sebagai media komunikasi dalam membangun personal branding ilustrator @Indahoei. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 5(1), 359–372.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suci Putri Ramadhani, Jasinta Faustina, Wiji Sulestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

